Senin, 16 Mei 2011

Pentingnya Teori Organisasi dan Manajemen

PENTINGNYA TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN
DI JAMAN MODERN SEKARANG INI

A.  PENDAHULUAN.
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi membawa dampak perubahan dan perkembangan di berbagai bidang pada peradaban manusia. Saat ini era globalisasi telah melanda dunia, dimana pada era ini ditandai dengan mengalirnya informasi, barang dan jasa dari satu Negara ke Negara lainnya tanpa adanya sekat-sekat. Keadaan ini memaksa organisasi dan manajemen melakukan adaptasi lingkungan agar dapat survive. Teori organisasi dan manajemen menjadi titik sentral bagi organisasi dan manajemen untuk menjaga ketahanan organisasi dalam menghadapi perubahan lingkungan. Sebagaimana seorang ilmuwan bernama Charles Darwin pernah menyatakan teori terkenalnya “ The Survival of the fittest” bahwa bukan yang kuat dan yang pintar akan bertahan, melainkan mereka yang mampu  melakukan adaptasi terhadap perubahan lingkungan. Teori Organisasi dan manajemen perlu melakukan adaptasi/penyesuaian terhadap perubahan lingkungan.
Tulisan ini berisi tentang posisi penting dari teori organisasi dan manajemen dalam menghadapi perubahan terutama pada jaman modern saat ini yang dikenal dengan arus globalisasi dan diharapkan dapat menjadi sumbangan pemikiran dalam memperlajari Ilmu Organisasi dan Manajemen.
B.  BEBERAPA BATASAN.
1.   Pengertian Teori.
Mustopadidjaja A.R. mendefinisikan teori sebagai ungkapan hubungan kausal yang logis diantara berbagai gejala atau perubahan (variable) dalam bidang tertentu, sehingga dapat dipergunakan sebagai kerangka berpikir (frame of thinking) dalam memahami serta menanggapi permasalahan yang timbul didalam bidang itu. Sedangkan David Eaton mengartikan teori sebagai jaringan ide yang menjelaskan hubungan antara dua variable atau lebih. Teori juga sering diartikan sebagai kesimpulan atau hipotesis tentang realitas yang belum dipahami sebelumnya.
2.   Pengertian Organisasi.
Organisasi menurut Oliver Sheldon, adalah proses penggabungan pekerjaan para individu atau kelompok harus melakukan dengan bakat-bakat yang diperlukan untuk melakukan tugas-tugas, serta memberikan saluran terbaik untuk pemakaian yang efisien, sistimatis dan terkoordinasi dari usaha yang tersedia. Sedangkan menurut Dwight Waldo, organisasi adalah struktur hubungan-hubungan diantara orang-orang berdasarkan wewenang dan bersifat tetap dalam suatu sistem administrasi. Secara singkat James D Mooney mengartikan organisasi sebagai bentuk setiap setiap perserikatan manusia untuk pencapaian tujuan bersama. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa organisasi adalah wadah serta proses kerjasama sejumlah manusia yang terikat dalam hubungan formal dalam rangkaian hirarki untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
3.   Pengertian Manajemen.
Menurut George R. Terry, manajemen adalah proses pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahulu dengan mempergunakan kegiatan orang lain. Sedangkan S.P. Siagian mendefinisikan manajemen sebagai kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Beberapa kesimpulan dari pengertian manajemen, yakni :
-       Manajemen itu dipergunakan terhadap usaha kelompok dan bukan individu(perorangan) tertentu.
-       Tujuan merupakan sasaran manajemen. Manajemen berhubungan dengan penentuan dan pencapaian dari pada tujuan.
-       Manajemen adalah suatu alat untuk mencapai tujuan dan bukanlah suatu tujuan.
-       Manajemen berurusan dengan penentuan dan pencapaian tujuan, baik bersama-sama maupun melalui kegiatan orang lain sehingga kegiatan manajemen hampir dalam segala bidang kegiatan manusia.

C.  HUBUNGAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN.
Berbicara tentang organisasi tidak terlepas dari manajemen. Akan tetapi berbicara tentang organisasi dan manajemen tidak  terlepas pula dari administrasi. Mengapa demikian ? Karena pada hakekatnya organisasi adalah wadah dari administrasi. Sedangkan inti dari administrasi adalah manajemen. Organisasi itu sendiri adalah alat dari administrasi untuk mencapai tujuan. Untuk mencapai tujuan administrasi, organisasi sebagai wadah(dari segi statis) harus digerakkan dengan suatu proses yang dinamis. Proses yang khas dan dinamis ini yang lazim disebut dengan manajemen. Sedangkan orang-orang yang melakukan manajemen atau yang menggerakkan organisasi lazim disebut dengan istilah “manajer”. Secara aplikasi dapat dijelaskan bahwa ruang lingkup administrasi mencakup penetapan tujuan dan kebijakan-kebijak secara umum, sedangkan manajemen dalam ruang lingkup yang lebih khusus dalam arti menterjemahkan kebijakan-kebijakan umum melalui penggerakkan orang dan material guna mencapai tujuan dimaksud yang berlangsung dalam suatu wadah organisasi.
D.  ISI TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN.
Ada begitu banyak teori tentang organisasi, namun secara umum teori organisasi berisi suatu standar tentang bagaimana membangun suatu organisasi yang baik, produktif, efisien dan efektif. Teori organisasi memberikan uraian tentang bentuk-bentuk organisasi, baik formal maupun informal, organisasi laba atau nirlaba maupun gabungan keduanya. Struktur dapat berupa lini, lini dan staf, organisasi fungsional dan lain-lain. Teori organisasi memberikan asas-asas organisasi seperti : perumusan tujuan yang jelas, asas departementalisasi, asas pembagian kerja, asas koordinasi, asas pelimpahan wewenang, asas rentang kendali/control, asas jenjang organisasi, asas kesatuan perintah, fleksibilitas, berkelangsungan dan asas keseimbangan.
Sedangkan teori manajemen pada dasarnya menjelaskan bagaimana cara merencanakan, mengorganisasi, mengatur dan mengendalikan sumberdaya organisasi sehingga dapat mencapai tujuan secara efektif dan efisien. Teori organisasi menjelaskan bagaimana seharusnya seorang pemimpin/manejer dapat berfungsi dengan baik yang didalamnya berisi teori kepemimpinan, fungsi kepemimpinan (perencanaan, perorganisasian, penggerakan dan pengontrolan) bagaimana menggerakkan SDM menggunakan teori motivasi sehingga anggota organisasi dapat menunjukkan kinerja yang produktif dan dapat mendukung
E.  RELEVANSI TEORI ORGANISASI DAN MANAJEMEN SEBAGAI SUATU KEBUTUHAN DI JAMAN MODERN.
Pada hakekatnya organisasi sebagai wadah administrasi dan manajemen berada dalam suatu lingkungan yang selalu berubah dari waktu ke waktu. Lingkungan disini dimaksudkan dengan dukungan, tuntutan, harapan bahkan tantangan dan penolakan terhadap organisasi. Perubahan lingkungan dimaksudkan dengan dukungan, tuntutan, harap, tantangan dan penolakan yang bentuknya aneka macam seiring dengan perkembangan jaman. Karena itu organisasi harus siap menghadapi perubahan lingkungan. Teori perubahan merekomendasikan 3(tiga) langkah yang diperlukan agar perubahan mendatangkan hasil atau manfaat, yaitu :
a)    Pencairan, yaitu usaha untuk meninggalkan kebiasaan dan pandangan lama agar kebiasaan dan pandangan baru dapat dipelajari.
b)    Gerakkan, yaitu melakukan perubahan itu sendiri dengan cara organisasi menguasai cara, metode dan suasana kerja baru dan menerimanya sebagai hal yang memang diperlukan.
c)    Pembekuan kembali, yaitu bahwa cara, metode, pandangan dan kondisi baru itu telah diterima sebagai hal yang wajar dan memang diperlukan, terlaksana secara efektif dalam praktek
Pada jaman lampau, kebutuhan, tuntutan dan harapan terhadap organisasi dan manajemen masih bersifat sederhana. Karena itu teori organisasi dan manajemen pada masa itu tentunya masih bersifat sederhana yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan tehnologi pada saat itu masih sederhana. Bukti-bukti penerapan teori organisasi dan manajemen pada zaman lampau antara lain piramida di Mesir, dimana organisasi dan manajemen pada waktu itu hanya mengatur dan mengendalikan lebih banyak tenaga kerja manusia dengan teknologi sederhana. Bukti lain adalah organisasi dan manajemen mengendalikan kumpulan manusia dan teknologi sederhana menyusun Candi Borobudur di Indonesia.
Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini kita telah memasuki jaman modern dimana sumberdaya yang akan dikelola organisasi dan manajemen sudah demikian majunya sehingga diperlukan suatu sistim pengelolaan yang lebih mamu dibanding masa lampau. Sumberdaya dimaksud terdiri SDM yang sudah sedemikian majunya dengan tingkat pendidikan yang tinggi, sementara tehnologi yang ada sudah sedemikian majunya dimana telah menghantar manusia menjelajahi angkasa raya atau apa yang disebut jaman tehnotronik. Dengan demikian kebutuhan akan tenaga manusia sudah dibatasi dengan tenaga mesin dan alat elektronik. Karena itu kebutuhan tenaga manusia hanya terbatas pada manusia dengan SDM teruji yang mampu memanfaatkan teknologi yang sedemikian mamunya. Disinilah relevansinya teori organisasi dan manajemen terhadap perkembangan jaman, terutama didalam menghadapi era modern. Bagaimana organisasi dan manajemen harus mengatur dan menggerakkan sumberdaya yang ada sedemikian rupa sehingga dapat mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Teori organisasi dan manajemen itu sendiri memberikan suatu standar tentang organisasi yang bagaimana yang diperlukan untuk menghadapi lingkungan yang sedemikian maju dan manajemen yang bagaimanakah yang dapat menjawab tuntutan perubahan dan kebutuhan di jaman modern.
Secara aplikatif dapat diberikan Contoh sebuah perusahaan produksi komputer sebagai organisasi di era modern. Dewasa ini seluruh dunia telah bersepakat untuk menerapkan globalisasi yang ditandai dengan perdagangan bebas. Globalisasi menuntut adanya persaingan bebas dalam menjual output organisasi, dimana mengalirnya aneka bentuk computer dari berbagai Negara lengkap dengan keunggulan-keunggulan tehnologi dan persaingan harga yang luar biasa. Apa perusahaan computer yang ada tidak mampu  menyiapkan produknya dengan daya saing tinggi, maka dipastikan perusahaan ini akan mengalami kemunduran dan pada gilirannya akan menghadapi kematiannya. Untuk mendapatkan produk dengan daya saing tinggi, maka perusahaan computer haruslah menerapkan teori organisasi dan manajemen yang tepat antara lain bagaimana organisasi yang ada, apakah strukturnya sudah tepat(terlalu gemuk atau terlalu kurus), bagaimana rekrutmen terhadap manajemen yang ada(apakah seorang yang inovatif, memiliki visi organisasi yang maju, kemampuan perencanaan yang baik,dll), bagaimana memotivasi anggota organisasi sehingga memiliki kinerja kreatif dan produktif, bagaimana menyiapkan tehnologi yang mendukung produktifitas organisasi, bagaimana computer yang dihasilkan mempunyai keunggulan-keunggulan dan memiliki daya saing dari segi harga. Teori organisasi dan manajemen memberikan jalan keluar terbaik untuk organisasi dalam menghadapi tantangan perubahan lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar